Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2018

7 Kuliner Extream

(Photo by Modifikasi.com)

Hallo! Kali ini Jadi Tau ingin membahas hal yang sedikit anti mainstream nih atau bisa disebut extream. Sesuatu yang ingin Jadi Tau bahas adalah “7 Kuliner Extream”. Wah kira-kira apa saja ya kuliner extream tersebut? Oke gaperlu basa-basi kita langsung bahas sekarang!

1. Sate Kalajengking

(Photo by Puncakbukit.net)

Wah, mungkin sebagian dari sobat Jadi Tau jika melihat binatang ini pasti sudah takut bahkan pasti menghindarinya. Tapi kali ini ada sate kalajengking? Waduh melihat saja sudah takut apalagi memakannya? Mungkin dari sobat Jadi Tau banyak juga pecinta kuliner dan bahkan menyukai juga kuliner extream seperti yang satu ini. kalajengking yang disajikan masih bergerak-gerak meski ditusukkan pada sebatang lidi. Nantinya kalajengking itu akan digoreng lebih dulu sebelum disajikan kepada pembeli. Banyak yang bilang bahwa sate Kalajengking ini memiliki rasa seperti udang goreng. Nah jika sobat penasaran, sobat bisa merasakannya dengan pergi ke Beijing, China atau Bangkok, Thailand. Tetapi harga dari sate kalajengking ini lumayan mahal loh, satu tusuk dengan 3 kalajengking seharga 25 Yuan atau sekitar Rp. 57.000. Wah mahal juga ya.

2. Sate Buaya

(Photo by Foody.id)

Nah sekarang ada binatang yang mungkin sobat sudah tau dan sering mendengarnya, yaitu Buaya. Tetapi kali ini kita tidak sedang melihat buaya dipenangkaran atau kebun binatang, kita akan membahas bagaimana sensasinya sate Buaya. Wah gimana rasanya tuh? Bagian tubuh buaya yang diambil untuk dijadikan sate ini adalah bagian tubuh belakang hingga ekor. Karena bagian tubuh tersebut yang paling empuk dan banyak dagingnya. Untuk sobat yang penasaran dengan rasanya, sobat bisa datang ke wisata Predator Fun Park (PFP) Desa Tlekung Kota Batu. Harga sate buaya berkisar Rp. 5000 per tusuk.

3. Botok Tawon

(Photo by Penulispro.net)

Setelah tadi kita membahas sate kalajengking dan buaya, sekarang ada Botok Tawon. Wah kuliner apa itu? Mungkin sobat mengenal kata botok yaitu makanan yang terbuat dari ampas kelapa yang dipasukan dengan petai cina, tahu, teri atau udang. Tapi kali ini botok tawon yang terbuat dari tawon. Waduh gimana rasanya ya? Menurut orang yang sudah merasakan rasanya, botok tawon memiliki rasa Pedas, asam, dan sedikit manis dengan tekstur rasa tawon yang sedikit kasar di lidah. Untuk sobat yang ingin merasakan rasa dari botok tawon ini, sobat bisa datang ke Jombang, Jawa Timur.

4. Kelelawar Bumbu Kecap


Biasanya ada ayam bumbu kecap, tapi sekarang ada kelelawar bumbu kecap? Waduh gimana rasanya nih? Apa sama seperti ayam bumbu kecap? Biasanya kelelawar bumbu kecap sering ditemui di kota Manado, kota yang terkenal dengan makanan extreamnya ini banyak menyajikan berbagai kuliner extream. makanan ekstrim ini sangat diminati berbagai kalangan. Karena mereka mempercayai khasiat dari daging hewan ini. selain rasanya yang gurih dan renyah, kelelawar goreng ini juga dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti asma, gatal gatal atau alregi pada kulit. Hingga menjaga stamina pria dan wanita.

5. Sate Ulat Sagu

(Photo by Khasiat.co.id)

Provinsi Papua terkenal dengan memiliki segudang keunikan yang selalu membuat kita kagum akan keunikan yang ada. Dimulai dari keanekaragaman budaya, adat istiadat, cara berburu dan tentu beberapa kulinernya yang sangat unik. Salah satunya kuliner ekstrim dari Bumi Cendrawasih ini adalah Sate Ulat Sagu atau masyarakat setempat biasa menyebutnya “Koo”. Untuk mencari ulat sagu ini, di Jayapura Anda tidak perlu repot mencari kehutan dan mencari pohon sagu yang tumbang, karena biasanya di pasar tradisional seperti Pasar Youtea Abepura Jayapura, ada saja warga yang membawa ulat sagu hasil tangkapannya ke pasar dan di jual bersama dengan sayur-mayur yang lain di pasar.

6. Sate Ular

(Photo by Bacaartikel.com)

Nah sekarang ada sate ular, sate ular banyak dijajahkan dipinggir-pinggir jalan dengan harga yang relatif terjangkau. Biasanya ular-ular yang dijadikan sate masih dalam keadaan hidup dan diproses menjadi satenya secara langsung agar daging dan rasanya masih segar. Kalian juga bisa meminum darah ular yang akan dijadikan sate tersebut. Wah penasaran dengan rasanya? Biasanya satu ekor ular cobra dipatok Rp. 100.000.

7. Sate Kelinci

(Photo by Agrowindo.com)

Yang terakhir ada sate kelinci, memang kelinci bukanlah binatang yang menjijikan ataupun yang menakutkan. Tapi apakah kalian tega memakan binatang yang lucu seperti kelinci? Mungkin banyak dari sobat Jadi Tau yang sudah pernah merasakan rasa dari sate kelinci ini. Banyak yang bilang bahwa sate kelinci memiliki rasa yang enak dan lezat, selain itu sate kelinci juga memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh kita. Harga dari sate kelinci juga bervariasi, tetapi jika sobat penasaran dengan rasanya, sobat bisa datang ke Lembang, Bandung.




Nah, jika sobat penasaran dengan 7 makanan extream yang ada diatas sobat bisa langsung mencicipinya. 
Share:

Jumat, 23 Februari 2018

7 Kuliner Khas Jawa Barat

(Photo by onepanfrying.com)

Hallo! kali ini Jadi Tau ingin membahas tentang 7 kuliner khas Jawa Barat. Selain terkenal dengan keindahan alamnya, Jawa Barat juga terkenal dengan berbagai macam kulinernya loh. Wah pasti bikin kalian ngiler kan? hahaha. Oke kita mulai dari yang pertama.

1. Taoge Goreng

(Photo by cookpad.com)

Hmmm, dari namanya saja pasti kalian berpikir bahwa makanan ini adalah 'Taoge digoreng'. Tapi kalian salah, Taoge Goreng ini cara masaknya adalah direbus. Nah kenapa dinamakan Taoge Goreng? Karena Taoge Goreng ini cara perebusannya menggunakan wajan yang notabenenya adalah alat untuk penggorengan. Tauge goreng adalah hidangan vegetarian Indonesia yang bercitarasa gurih yang dibuat dengan cara menumis tauge (kecambah kacang hijau) dengan sedikit air panas, ditambah irisan tahu, ketupat atau lontong serta mi kuning, disirami saus atau kuah kental gurih yang terbuat dari oncom. Tauge goreng adalah makanan khas kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Biasanya disajikan sebagai makanan jalanan dijajakan menggunakan pikulan atau gerobak oleh pedagang kakilima. Makanan ini adalah salah satu hidangan jajanan jalanan yang populer di Indonesia, terutama di Jabodetabek, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

2. Lontong Kari


Nah, selanjutnya ada kuliner khas kota kembang nih alias Bandung yaitu Lontong Kari. Berbicara mengenai Lontong (bukan Cak Lontong yaa), biasanya untuk penyajiannya menggunakan kacang seperti halnya ketoprak. Tetapi Lontong Kari tentu saja kuah utamanya menggunakan Kari. Sebenarnya makanan ini hampir sama dengan makanan jenis Lontong lainnya, tetapi ada yang membedakannya yaitu dengan menggunakan Kari. Biasanya Lontong Kari banyak dijumpai saat pagi-pagi dipinggir jalan dan tentunya dengan harga yang murah. Mau coba?

3. Tahu Gejrot

(Photo by resepmasakan.com)

Kuliner yang ketiga ini siapa sih yang tidak mengenalnya? hampir ditiap daerah pasti banyak yang menjualnya. Kuliner apalagi selain Tahu Gejrot!! Buat yang tidak tahu, Tahu Gejrot merupakan makanan khas dari Cirebon. Tahu gejrot terdiri dari tahu yang sudah digoreng kemudian dipotong agak kecil lalu dimakan dengan kuah yang bumbunya cabe, bawang putih, bawang merah, gula.Tahu gejrot ialah tahu yang dipotong kecil-kecil kemudian ditaruh di atas piring kecil dan tahu yang digunakan ialah tahu sumedang. Cara memakannya pun unik, yakni dengan satu lidi kecil kemudian tusuk bagian tahu yang telah dipotong-potong itu. Saat ini tahu gejrot telah menyebar ke seluruh Indonesia seperti Jakarta, Malang, Depok, Surabaya dan beberapa tempat di kota-kota besar lainnya di Indonesia. 

4. Surabi

(Photo by resepnusantara.id)

Surabi adalah panganan yang telah tersebar rata hampir di seluruh Jawa Barat, bisa dikatakan bahwa makanan ini adalah khas Sunda. Pembuatannya dibuat menggunakan tepung beras dengan cara masak yang masih tradisional, karena harus menggunakan tungku, bahkan tungku tersebut dibuat dari tanah liat. Ada dua jenis serabi, yaitu serabi manis yang menggunakan kinca (gula merah cair) dan serabi asin dengan atau tanpa taburan oncom yang telah dibumbui di atasnya. Di Bandung, serabi biasa dijajakan di pagi hari dan dimasak menggunakan tungku sehingga menghasilkan rasa yang khas. Kadangkala telur ayam yang telah dikocok ditambahkan ke atas adonan serabi yang sedang dimasak. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak yang terus berinovasi dengan menambahkan berbagai topping seperti sosis, keju, maupun mayones yang tujuannya untuk mematahkan asumsi bahwa serabi adalah makanan yang terkesan rendahan. Tempat yang menyajikan serabi dengan berbagai variasi rasa tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bogor.

5. Peuyeum


Ada yang belum tahu Peuyeum? Wah kalo belum tahu harus nyobain nih. Peuyeum merupakan sejenis tape yang juga dibuat dengan cara fermentasi, namun pembutannya dilakukan dengan bahan dasar singkong. Jenis ubi tersebut setelah dikukus sudah langsung siap untuk diberi taburan ragi yang memicu pertumbuhan jamur pada singkong. Peuyeum biasanya dijajahkan dipinggir jalan antar kota/kabupaten didaerah Jawa Barat, jadi jika anda selesai berlibur di Jawa Barat jangan lupa membeli Peuyeum untuk oleh-oleh.

6. Tahu Sumedang

(Photo by harianhaluan.com)

Tahu lagi? Wah tapi tahu yang ini berbeda loh, kalian harus merasakan dulu rasanyaa. Olahan tahu yang sangat familiar di telinga masyarakat Tanah Air adalah tahu sumedang yang berasal dari daerah Sumedang, Jawa Barat. Seperti kebanyakan tahu yang ada, bahan utama tahu ini juga adalah kacang kedelai dengan kandungan protein nabati yang tinggi. Berkat kandungan tersebutlah tahu sumedang seharusnya bisa menjadi makanan yang tepat dan menyehatkan bagi anak-anak hingga dewasa. Seperti yang telah kita ketahui, tahu sumedang punya ciri-ciri berbentuk kotak kecil dengan isiannya yang kopong. Walaupun kopong, namun yang membuat olahan tahu ini istimewa adalah berasal dari rasanya yang gurih dan lembut di mulut, dan sangat cocok bila dimakan dengan cocolan saus atau dengan cabai. Nama lain dari tahu ini adalah tahu boen keng, karena dibuat pertama kali oleh keluarga Boen Keng sejak 100 tahun lalu.

7. Karedok 

(Photo by resepmedia.com)

Karedok atau keredok adalah salah satu makanan khas Sunda di Indonesia. Karedok dibuat dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain; mentimun, taoge, kol, kacang panjang, daun kemangi, dan terong. Sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam, dan terasi. Karedok biasanya menjadi makanan pelengkap dalam menu sehari-hari. Karedok juga merupakan saladnya orang sunda loh. 





Nah, sekarang jadi tahu kan apa saja makanan khas Jawa Barat? Sebetulnya masih banyak sekali kuliner khas Jawa Barat. Tetapi jika Jadi Tahu ceritakan semua bisa lama haha. Semoga rekomendasi kuliner diatas dapat bermanfaat dan kita semakin cinta dengan makanan/kuliner asli dari daerah kita sendiri.
Share:
animasi-bergerak-sekolah-0055
animasi blog

Mengenai Saya

Data Statistik Penayangan

Followers

Blog Archive

Labels